Senin, 18 Juni 2012

= BANGUN PAGI

BANGUN PAGI

Tunggu ketika pagi datang tertunduk
Duduk diatas bibir tempat tidur
Berfikir termenung....
Kemudian....
Terhenyak dan menyapa kalbu
Oh,....aku bersyukur karena pagi ini masih bisa bangun
Tersenyum kembali karena karya menunggu digulowentah

Tapi......
Bagaiamana, akankah pagi-pagi esok masih menyapa kita ?
Bagaimana seandainya anda tidak bangun lagi ?

Akankah kita siap menghadapi tidur yang sangat panjang itu?
Tidur yang menunggu sampai pada hari yang penuh dengan perhitungan
Dosa dan pahala dihitung dengan komputer super canggih
Malaikat mengawasi dengan teliti.

Anyway, jangan takut tapi jangan meremehkan kematian
Karena disana ada Sang Nabi yang selalu berdoa kepadaNya

Oleh karena itu selalulah berbuat baik dalam hidup ini dan selalu ingat kepadaNya

by : wijanarko ( admam )
27 Mei 2012.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar